Hutan indonesia memilki populasi yang beragam. Namun seiring berjalan nya waktu terkikis oleh penebangan pohon secara liar. Menurut yang dikutip hasil  riset  dari GFW dan FWI, luas hutan di Indonesia mengalami penurunan,  40% dalam kurun waktu 50 tahun dari jumlah kawasan hutan se-Indonesia. Tentunya hal tersebut jika dibiarkan akan sangat berdampak buruk terhadap kehidupan makhluk hidup.

Hutan sebagai paru paru dunia dimana tempat flora dan fauna hidup, tidak sepantasnya manusia melakukan penggundulan hutan secara liar. Selain itu juga hutan berfungsi untuk mencegah banjir dan terjadinya erosi. Upaya pelestarian hutan sangat  perlu dilakukan seperti reboisasi dan sistem tebang pilih. Selain dapat menyebabkan terjadinya banjir dan erosi hutan sangat berpotensi menimbulkan masalah lingkungan yang baru bahkan sekalipun. Berikut dampak yang diakibatkan dari Penebangan pohon secara liar:

1. Mengakibatkan terjadinya banjir

Pohon dapat menyerap dan menyimpan air pada saat hujan lebat terjadi, jika penebangan pohon secara liar dilakukan penyerapan air tidak dapat dilakukan yang berakibat banjir. Selain itu penyerapan air juga bermanfaat pada saat musim kemarau tiba. Masyarakat dapat menggunakan ketersediaan penyimpanan air.

2. Mengakibatkan terjadinya erosi

Penebangan pohon secara liar dapat mengakibatkan pendangkalan saluran karena terjadinya sedimentasi dan berujung banjir.  Serta menurunkan kekuatan tanah dan menyebabkan kelongsoran yang berujung banyaknya korban jiwa.  Erosi juga sangat berpengaruh pada tingkat kualitas kesuburan tanah. Terutama sering terjadi di daerah hulu, kemudian akibatnya dapat menurun tingkat produktivitas lahan lahan tersebut. Sehingga sangat berpengaruh terhadap tingkat biaya yang dikeluarkan untuk mengembalikan kesuburan tanah tersebut.

3. Punahnya keanekaragaman hayati

Ada sekitar 80-90% spesies yang terdapat dari, hutan hujan tropis seluas 6% dari permukaan bumi. Akibatnya  terdapat  sekitar 100 spesies hewan menurun setiap hari.Dan dampaknya nya keanekaragaman hayati pun punah dalam skala yang begitu besar. Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) memprediksikan setidaknya terdapat  satu spesies tumbuhan di Indonesia,  punah setiap harinya yang disebabkan dari perambahan hutan lindung. Kemudian Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (Kehati) menyatakan, buruknya tata kelola hutan yang memilki banyaknya kerusakan hutan. yang Sehingga berpotensi mengancam keanekaragaman hayati di Indonesia.

4. Global warming

Ketika terjadi deforestasi, sangat banyak pepohonan yang dibakar, ditebang, kemudian mengakibatkan terlepasnya karbondioksida.  hal ini dapat menyebabkan tingginya kadar karbondioksida yang ada di atmosfir. Sehingga dapat mengakibatkan terjadinya  global warming yang terjadi dalam jangka pendek dan jangka panjang.Dampak pemanasan global jangka pendek diantaranya dapat mengakibatkan Perubahan cuaca yang tidak lagi bisa di prediksi.

Dan yang lebih parah lagi adalah dampak jangka panjang nya seperti, apabila pantai terkena abrasi secara terus menerus akan mengakibatkan permukaan laut makin tinggi. Dalam jangka panjang  daerah yang pantainya terkena abrasi akan berujung tenggelam. Yang akan berdampak pada terjadinya krisis pangan.

5. Kerugian ekonomi

kerusakan hutan bisa memicu terjadinya berbagai macam bencana alam  yang dapat menimbulkan kerugian secara ekonomi.  Hutan adalah sumber kekayaan alam, Jika hutan rusak, ada sebagian masyarakat yang bergantung sumber penghasilan mereka pada hutan. Seperti menyebabkan tanah menjadi tandus, sehingga mereka sulit  untuk bercocok tanam.

Itu dia dampak yang disebabkan bila terjadi penebangan pohon secara liar yang harus diketahui oleh setiap manusia. Mulai sekarang mari bersama kita menanamkan kesadaran akan pentingnya hutan bagi kehidupan manusia. Dengan mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah, seperti memberikan sanksi berat terhadap pihak yang melakukan penebangan secara liar.