Negara kesatuan republik ialah pemerintahan berkedaulatan rakyat yang dipimpin atau dipimpin oleh seorang Presiden. Menurut dari bahasa Latin, res publica memiliki artian “Urusan Publik”. Negara Monarki dapat mewariskan jabatannya pada keturunannya. Namun negara yang berbentuk republik, seorang pemimpin seperti presiden menjabat sekali setelah dipilih oleh rakyatnya.

Bentuk negara republik ini banyak dianut oleh negara-negara berkembang hingga negara-negara maju di dunia. Jumlah negara republik di dunia yaitu, 18 negara berbentuk republik di Asia, 17 negara di Eropa. Kemudian dilanjutkan lagi 3 negara di Amerika Utara, 6 negara di Amerika Selatan dan 13 negara di Afrika. Wilayah Asia menempati posisi terbanyak dalam menganut sistem Republik. Berikut lima negara di Asia berbentuk republik dalam pemerintahannya:

1. India

Negara di Asia yang memiliki penduduk terbanyak kedua setelah China, sejak kepesatan penduduk di pertengahan 1980. India juga merupakan negara demokrasi paling besar di dunia. Dalam pemerintahannya, memiliki tiga cabang yakni legislatif, eksekutif dan yudikatif. Legislatif adalah jajaran dari majelis rendah, majelis tinggi serta presiden. Eksekutif menjalankan kekuasaan secara langsung dan yudikatif terdiri dari Mahkamah Agung (MA).

2. Indonesia

Negara yang berbentuk republik selanjutnya adalah Indonesia, di mana mendasar pada rumusan UUD 1945, pemimpin bangsa Indonesia sangat menjunjung sistem pemerintahan yakni presidensil. Presidensil tersebut dianut sebelum kemerdekaan Indonesia tahun 1945. Pasal 4 ayat 1 UUD 1945 pun menjelaskan bahwa Indonesia dipimpin satu orang presiden dibantu wakil presiden. Tidak hanya presiden dan wakil presiden untuk mengatur negara, tetapi ada cabang eksekutif, cabang legislatif dan cabang yudikatif.

Seusai reformasi yang digalangkan, Presiden dan Wakil Presiden tersebut wajib dipilih oleh rakyatnya secara langsung. Menjalankan tugas sebagai pemimpin dan wakil, presiden dan wakilnya tidak lagi bertanggung jawab kepada MPR. Tugas  MPR yang dimiliki presiden, sudah tidak dipakai, menganut sistem baru, keberhentian Presiden dan Wakil Presiden harus ada proses hukum melalui Mahkamah Konstitusi.

3. Filipina

Negara yang berbentuk republik selanjutnya ialah Filipina yang berada di kawasan Asia dunia, adanya presiden dan wakil presiden menjabat menjadi kepala pemerintahan sekaligus kepala negara. Tugas Kepala Pemerintahan Presiden ialah menjalankan kekuasaan legislatif dibantu para menteri. Memiliki mata uang Peso, Filipina menjalankan konstitusi sebagai hukum tertinggi.

4. Korea Selatan

Negara Korea Selatan berbentuk republik dengan sistem presidensial campuran yang dijalankan, sama seperti negara republik lainnya, Presiden dipilih langsung oleh rakyat dan menjabat selama lima tahun jika terpilih. Perdana menteri dan dewan negara lainnya turut membantu Presiden yang dikenal dengan kabinet. Pembagian pemerintahan di negara ini, yakni eksekutif, yudikatif dan legislatif.

5. Israel

Presiden di Israel juga sebagai kepala negara secara de jure, di mana peran seremonial yang dimiliki posisi ini menjadikan posisi tidak begitu penting di cabang pemerintahan. Contoh tugas Presiden yaitu menandatangani undang-undang dan perjanjian Internasional. Pemberian amnesti untuk narapidana adalah salah satu tugas Presiden Israel. Penunjukkan Gubernur Bank Israel, hakim, serta ketua sejumlah lembaga pun dilakukan oleh Presiden.

Paling penting dari sebuah negara republik, Presiden dan Wakil Presiden harus dipilih rakyat negara itu sendiri. Jadi kelima contoh di atas adalah negara yang berbentuk republik dan berada di kawasan Asia. Pada dasarnya, negara republik memiliki satu seorang Presiden dan satu orang Wakil Presiden dalam memimpin suatu negara. Kemudian ada beberapa bawahan yang harus membantu merumuskan dan menjalankan suatu kebijakan Presiden.